BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Perkembangan internet menyebabkan terbentuknya sebuah dunia baru yang
lazim
disebut dunia maya. Di dunia maya ini setiap
individu memiliki hak dan kemampuan
untuk berinteraksi dengan
individu lain tanpa batasan apapun yang dapat menghalanginya.
Sehingga globalisasi yang sempurna sebenarnya telah berjalan
di
dunia maya yang menghubungkan seluruh komunitas digital. Dari seluruh aspek kehidupan manusia yang terkena dampak kehadiran internet, sektor bisnis merupakan sektor yang paling terkena dampak dari perkembangan
teknologi informasi dan telekomunikasi
serta paling cepat tumbuh. Melalui e-commerce, untuk pertama kalinya
seluruh manusia di muka bumi
memiliki kesempatan
dan peluang yang sama
agar
dapat bersaing
dan berhasil berbisnis di dunia maya.
E-commerce adalah suatu jenis dari mekanisme bisnis secara
elektronik yang
memfokuskan diri pada transaksi
bisnis
berbasis individu dengan menggunakan internet (teknologi berbasis jaringan digital) sebagai medium pertukaran barang atau jasa baik antara dua buah institusi (business to business) dan konsumen
langsung (business to consumer), melewati kendala ruang dan waktu yang selama ini merupakan hal-hal yang dominan.
Pada masa persaingan ketat di era globalisasi saat ini, maka persaingan
yang sebenarnya adalah terletak
pada bagaimana
sebuah perusahaan dapat memanfaatkan e-commerce untuk meningkatkan kinerja dan eksistensi
dalam bisnis inti. Dengan aplikasi e-commerce, seyogyanya hubungan antar perusahaan dengan entitas eksternal lainnya (pemasok, distributor, rekanan, konsumen) dapat dilakukan secara lebih cepat, lebih intensif,
dan lebih
murah daripada aplikasi prinsip manajemen secara
konvensional (door to door, one-to-one relationship).
Maka e-commerce bukanlah sekedar suatu
mekanisme penjualan barang atau jasa melalui
medium internet, tetapi juga terhadap terjadinya sebuah transformasi bisnis yang mengubah cara pandang perusahaan
dalam melakukan aktivitas usahanya. Membangun dan mengimplementasikan sebuah system e-commerce bukanlah merupakan
proses instant, namun merupakan transformasi strategi dan system bisnis
yang terus berkembang sejalan dengan perkembangan
perusahaan dan teknologi.
B.
Rumusan
Masalah
1. Bagaimana
sejarah e-commerce?
2. Apa
definisi e-commerce?
3. Apa
saja komponen-komponen dalam e-commerce?
4. Bagaimana
konten, isi, dan tujuan situs e-commerce?
C.
Tujuan
Masalah
Adapun tujuan penulisan yang ingin
dicapai dalam pembuatan makalah ini adalah :
1. Untuk
mengetahui sejarah e-commerce.
2. Untuk
mengetahui definisi e-commerce.
3. Untuk
mengetahui komponen-komponen dalam e-commerce.
4. Untuk
mengetahui konten, isi, dan tujuan situs e-commerce.
BAB
II
ISI
A.
Sejarah
E-Commerce
Sejarah perkembangan E-commerce di
dunia di mulai dari kemunculan internet yang kemudian terus berkembang sehingga
timbulah E-commerce. Internet mulai lahir pada tahun 1969 kelompok peneliti
Amerika berhubungan dengan empat komputer di UCLA, Stanford Research Institute,
Universitas Utah, dan Universitas California di Santa Barbara. Mereka
menciptakan sebuah jaringan untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lain.
Jaringan ini dikenal dengan istilah ARPAnet - ARPA merupakan singkatan dari
Advanced Research Project Agency yang merupakan bagian dari Departemen Keamanan
AS.
Tiga tahun kemudian, lebih dari
lima puluh universitas telah terhubung bersama-sama dalam jaringan (network),
dan jaringan komputer yang lain mulai muncul di sekitar negara bagian dan
dunia. Seiring dengan perkembangan ARPAnet, yang diikuti pula dengan kerjasama
jaringan antara kaum pendidik, dan eksperimen NASA mengenai jaringan komputer,
jaringan ini mulai terhubungkan satu dengan yang lain interconnected, inilah
awal mula dipakai istilah "Internet".
Istilah perdagangan elektronik
berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti pesanan pembelian atau invoice
secara elektronik. Berkembang melalui aktivitas yang mempunyai istilah
“perdagangan web” melakukan transaksi pembelian dan penjualan barang dan jasa
melalui World Wide Web melalui sebuah server yang dianggap aman (HTTPS). WEB
mulai dikenal masyarakat luas pada tahun 1994, jurnalis banyak beranggapan
bahwa e commerce akan menjadi sebuah sector ekonomi yang nantinya akan
berkembang dengan pesat. Baru kurang lebih empat tahun protocol HTTPS memasuki
tahap matang dan mulai banyak digunakan oleh masyarakat luas. Antara tahun 1998
dan tahun 2000 banyak pebisnis dari Negara AS dan Eropa mengembangkan situs web
perdangan ini.
B.
Definisi
E-Commerce
Perdagangan Elektronik atau disebut
dengan E-commerce merujuk pada semua bentuk transaksi komersial yang menyangkut
organisasi dan individu yang didasarkan pada pemrosesan dan transmisi data yang
didigitalisasikan, termasuk teks, suara dan gambar. Perdagangan melalui
jaringan elektronik sebagai penggunaan komputer untuk memudahkan semua operasi
perusahaan. Banyak operasi itu bersifat internal ; dilakukan dalam perusahaan oleh
bidang fungsional keuangan, manufaktur, pemasaran, SDM dan jasa informasi.
Electronic Commerce (e-Commerce)
merupakan konsep baru yang biasanya digambarkan sebagai proses jual beli barang
atau jasa pada World Wide Web Internet (Shim, Quershi, Siegel, Siegel, 2000
dalam buku M. Suyanto, 11, 2003) atau proses jual beli atau pertukaran produk,
jasa dan informasi melalui jaringan informasi termasuk internet (Turban, Lee,
King, Chung, 2000 dalam buku M. Suyanto, 11, 2003).
E-commerce juga dapat diartikan
sebagai suatu proses berbisnis dengan memakai teknologi elektronik yang
menghubungkan antara perusahaan, konsumen, dan masyarakat dalam bentuk
transaksi elektronik dan pertukaran/penjualan barang, servis, dan informasi
secara elektronik (Munir, 2005:407).
C.
Komponen-Komponen
E-Commerce
Komponen-komponen E-commerce yang
berupa hardware, seperti berikut :
1. Jaringan
Komputer
Jaringan computer dibedakan menjadi
dua yaitu jaringan broadcast dan jaringan point to point. Jaringan broadcast
memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua
komputer yang ada pada jaringan tersebut. Sedangkan point-to-point terdiri dari
sejumlah pasangan komputer yang ada dalam jaringan komputer. Jarak merupakan
hal yang penting untuk membangun sebuah jaringan komputer. Berdasarkan jarak
dan area kerjanya jaringan komputer dibedakan dalam tiga kelompok :
a. LAN
(Local Area Network)
LAN digunakan untuk menghubungkan
komputer-komputer pribadi dan workstation dalam suatu perusahaan yang
menggunakan peralatan secara bersama-sama dan saling bertukar informasi. Pada
umumnya LAN dimiliki oleh suatu perusahaan tanpa adanya campur tangan lain, misalnya
jaringan telekomunikasi.
LAN digunakan untuk menghubungkan
simpul yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh seperti dalam sebuah
bangunan atau gedung dengan radius maksimum 10 kilometer. Dalam LAN umumnya
kecepatan pengiriman data sangat tinggi, misalnya 10 Mbps, 100 Mbps bahkan ada
yang sampai dengan 1000 Mbps. LAN untuk menguraikan cara bagaimana komputer
terhubung dalam suatu jaringan di kenal dengan istilah Topologi. Topologi
menguraikan layout aktual dari perangkat keras jaringan sedangkan topologi
logika menguraikan perilaku komputer dalam jaringan dari sudut pandang
operator, dalam hal ini manusianya yaitu topologi fisik. Pada umumnya jaringan
menggunakan satu atau lebih topologi fisik. Topologi fisik meliputi : BUS, STAR
dan RING.

b. MAN
(Metropolitan Area Network)
Jaringan ini merupakan gabungan
beberapa LAN yang terletak pada satu kota (jangkauan 50-75 mil) yang
dihubungkan dengan kabel khusus atau melalui saluran telepon, dengan kecepatan
transmisi antara 56 Kbps sampai 1 Mbps, dan menggunakan peralatan seperti
router, telepon, ATM switch, dan antena parabola.
c. WAN
(Wide Area Network)
Jaringan ini merupakan gabungan
dari komputer LAN atau MAN yang ada di seluruh permukaan bumi ini yang
dihubungkan dengan saluran telepon, gelombang elektromagnetik, atau satelit;
dengan kecepatan transmisi yang lebih lambat dari 2 jenis jaringan sebelumnya,
dan menggunakan peralatan seperti router, modem, WAN switches.
2. Situs
Web
Situs Web adalah sejumlah halaman
web yang memiliki topik saling terkait, terkadang disertai pula dengan
berkas-berkas gambar, video, atau jenis-jenis berkas lainnya. Sebuah halaman
web merupakan berkas yang ditulis sebagai berkas teks biasa (plain text) yang
diatur dan dikombinasikan sedemikian rupa dengan instruksi-instruksi berbasis
HTML, atau XHTML, kadang-kadang pula disisipi dengan sekelumit bahasa skrip.
Berkas tersebut kemudian diterjemahkan oleh peramban web dan ditampilkan
seperti layaknya sebuah halaman pada monitor komputer.
3. Protokol
Komunikasi Data
Protokol adalah sebuah aturan atau
standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan
perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat
diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya.
Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
4. Antarmuka
pengguna (User Interface)
Antarmuka pengguna (User Interface)
merupakan bentuk tampilan grafis yang berhubungan langsung dengan pengguna
(user). Antarmuka pengguna berfungsi untuk menghubungkan antara pengguna dengan
sistem operasi, sehingga komputer tersebut bisa digunakan.
Sedangkan
software atau aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah :
1. E-mail
dan Messaging
Email adalah sarana kirim mengirim
surat melalui jalur jaringan komputer.
2. Data
Electronic Exchange (Pertukaran data elektronik)
Data Electronic Exchange adalah
proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui,
dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya, dalam bentuk elektronik.
3. Open
Buying on the Internet (OBI)
Open Buying on the Internet (OBI) adalah
sebuah standar yang dibuat oleh Internet Purchasing Roundtable yang akan
menjamin bahwa berbagai sistem ecommerce dapat berbicara satu dengan lainnya.
4. Open
Trading Protocol (OTP)
OTP sebetulnya merupakan standar
kompetitor OBI yang dibangun oleh beberapa perusahaan, seperti AT&T, IBM,
dan Sun Microsystems
5. Open
Profiling Standard (OPS)
OPS adalah untuk menolong memproteksi
privasi pengguna tanpa menutup kemungkinan untuk transaksi informasi untuk
proses marketing dsb.
6. Secure
Socket Layer (SSL)
Protokol ini di disain untuk membangun
sebuah saluran yang aman ke server.
7. Secure
Electronic Transaction (SET)
SET akan mengenkodekan nomor kartu
kredit yang di simpan di server merchant.
8. Truste
Truste adalah sebuah partnership dari
berbagai perusahaan yang mencoba membangun kepercayaan public dalam e-commerce
dengan cara memberikan cap Good Housekeeping yang memberikan approve pada situs
yang tidak melanggar kerahasiaan konsumen.
9. Content
Management Systems (Sistem manajemen konten)
Content Management Systems (Sistem
manajemen konten) adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk
menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya,
sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
a. Aplikasi
manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
Elemen CMA memungkinkan pengelola konten
-yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML-, untuk mengelola
pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu
memiliki keahlian sebagai seorang webmaster.
b. Aplikasi
pengiriman isi (Content Delivery Application [CDA]).
Elemen CDA menggunakan
dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi
atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut.
CMS (Content Management System) adalah
aplikasi web yang siap pakai. Ini merupakan istilah untuk pemilik website
mengupdate websitenya tanpat bantuan pengembang web.
CMS
yang sering digunakan untuk membuat website e-commerce :
a. Drupal
Drupal merupakan salah satu aplikasi CMS
yang populer untuk membangun website selain Joomla atau WordPress. Drupal sudah
kompatibel dengan banyak layanan web hosting. Bahkan ada yang sudah
menyediakannya langsung di layanan untuk digunakan. Namun untuk menjadikannya
sebagai online store, kita wajib menambahkan modul shopping cart bernama
UberCart. CMS dan modul tersebut gratis dan padat fitur.
Untuk modulnya sendiri, tersedia banyak
feature toko online, seperti katalog produk, sistem belanja yang mudah
dimodifikasi, hingga sistem pembayaran yang terintegrasi dan mendukung banyak
sistem pembayaran online populer seperti Cyber Source, Authorize.net, PayPal,
dan sebagainya. Modul UberCart ini menyediakan sistem pemesanan produk yang
simpel sehingga memudahkan para pembeli. Selain itu disediakan pula fasilitas
activity logging yang memungkinkan Anda memantau setiap aktivitas belanja
konsumen dan perubahan pada pemesanan produk, termasuk proses pembayaran.
Drupal memiliki kelebihan dan kekurangan,
adapun kelebihannya yaitu :
1) Drupal
bersifat open source. yang bisa digunakan secara personal maupun group untuk
mengatur berbagai jenis content.
2) Drupal
didesain sebagai sebuah publishing system cms. Kelebihan Drupal terutama dalam
hal taksonomi.
3) Drupal
memiliki dua konsep perkembangan yaitu Modular dan Extensible
4) Drupal
menggunakan System Block atau Module yang dapat menambah fitur dari sebuah
website.
5) Dukungan
Database. Drupal meminimalisasikan query database dan penggunaan resource, juga
memperluas persyaratan server sehingga mempermudah penginstallan.
6) Drupal
sudah menyediakan instalasi dengan menggunakan Fantastico.
7) Search
Engine Frendly (SEF). Issue kedua yang penting adalah kemampuan website membuat
link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh search engine sehingga website
anda dapat menempati urutan atas dari hasil pencarian searh engine.
8) Access
Control List (ACL) Pada Drupal, secara default hanya menyediakan 2 ACL saja,
yaitu : Anonymous dan Authenticated.
9) Cache
memory pada CMS adalah kemampuan CMS untuk menyimpan secara dinamis halaman
website yang telah dibuka, dengan demikian tidak perlu melakukan Query
Sedangkan
kekurangannya, yaitu :
1) Bukan
CMS yang baik untuk dijadikan bahan pembelajaran membuat template pada CMS.
2) Untuk
melakukan setup pada server, memerlukan lebih banyak waktu dan pengetahuan
dibandingkan dengan wordpress ataupun joomla. Oleh karena itu, uang yang
dikeluarkan juga pastinya lebih banyak.
b. Magento
Magento adalah sebuah platform yang menarik untuk website
e-commerce. Ini arsitektur modular dan fleksibilitas yang luar biasa berarti
bisnis Anda tidak lagi dibatasi oleh platform eCommerce Anda. Magento adalah
kontrol total. Walaupun proses instalasinya terhitung masih cukup sulit, tapi
fitur, user interface, dll bisa diandalkan dan lumayan keren.
Setiap bisnis berbeda dan setiap toko
harus unik. Selain suite luas fitur, Magento Enterprise menyediakan bisnis
dengan fleksibilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kontrol atas isi,
tampilan dan fungsi toko online mereka. Didukung penuh oleh tim Magento ahli,
Magento Enterprise adalah scalable dan mudah disesuaikan untuk memenuhi
kebutuhan unik setiap merchant teknis dan bisnis. Untuk membantu memastikan
keberhasilan saluran online mereka, dapat Magento Enterprise pelanggan alat
leverage pemasaran terbaik di kelasnya dan merchandising.
Kelebihan magento
antara lain :
1) Tidak susah untuk di explore mungkin karena codingnya rapi
2) Fitur-nya lengkap (ecommerce)
3) Cukup
secure
Sedang kekurangannya yaitu :
1) Terlalu rumit untuk dipahami karena dokumentasi yang masih minim
2) lambat
3) butuh
banyak space (database)
c. PrestaShop
Prestashop
adalah salah satu jenis cms yang biasa digunakan untuk e-commerce, belakang ini
prestashop banyak sekali digunakan untuk membangun dan mewujudkan ide bisnis.
Secara default prestashop memberikan penawaran fitur yang sangat lengkap dengan
tampilan yang saya nilai sudah sangat user friendly.
Bagi
yang memiliki ide untuk melakuka bisnis secara online tidak salah jika anda
perlu mencoba cms prestashop sebagai solusi yang dapat dimanfaatkan. Bagi yang
hendak mencoba cms ini anda bisa langsung mendownloadnya disitus resmi
prestashop yakni pada alamat www.prestashop.com Berikut adalah beberapa
keunggulan dan kelemahan dari prestashop yang dapat dijadikan sebagai
pertimbangan sebelum menggunakanya.
Keungulan Prestashop yaitu :
1) Menawarkan fitur-fitur pelaksana e-business.
2) Memberikan tampilan user interface
yang menarik.
3) Tampilan halaman admin tertata rapi
serta dapat dengan mudah untuk dikelola.
4) Cocok bagi para pemula karena
maintanance yang relatif gampang.
5) Dapat mendukung banyak bahasa.
6) Filenya relatif kecil
Kelemahan Prestashop antara lain :
1) Belum tersedianya media untuk
interkasi antara user, user hanya bisa memberikan coment.
2) Back-end sangat lambat untuk
dikelola dan dimaintain.
3) Untuk free template masih kurang
tersedia.
d. Wordpress
WordPress merupakan aplikasi untuk
weblog yang sangat populer. Dengan sifatnya yang mudah dikustomisasi dan
memungkinkan untuk penambahan plugin, WordPress dapat digunakan sebagai
shopping cart. Salah satu plugin yang dapat digunakan adalah WP e-Commerce.
Bahkan, aplikasi ini dapat terkoneksi dengan layanan Facebook.
Kelebihan WordPress :
1) Banyak
ribuan template yang disediakan untuk WordPress
2) WordPress
dapat dikembangkan oleh pengembangnya
3) Banyak
tersedia ratusan widget untuk WordPress
4) WordPress
dapat dibuat Full SEO Friendly dengan SEO Widget
5) Ada
template magazine yang dapat membuat tampilan terlihat proffesional
6) Control
Panel yang lebih advanced
Kekurangan WordPress yaitu:
1) Harus
membayar hosting jika ingin custom domain
2) Dapat
di hack
3) Bandwidth
dan diskspace terbatas (setiap web hosting berbeda-beda)
4) Jika
banyak plugin yang di install menjadi lambat.
e.
Zen Cart
Zen
Cart benar-benar adalah seni dari e-commerce, bebas, user-friendly, keranjang
belanja perangkat lunak sumber terbuka. Situs e-commerce web desain program
yang sedang dikembangkan oleh kelompok pemilik toko seperti hati, programer,
desainer, dan konsultan yang berpikir e-commerce desain web dapat dan harus
dilakukan secara berbeda. Zen Cart mewarisi sebagian besar karakteristik
osCommerce, karena Zen Cart dikembangkan dari osCommerce pada tahun 2003.
Kelebihannya yaitu Konfigurasi
awal Zen Cart menunjukkan layar dan fungsi-fungsi yang terlihat cukup kompleks
untuk para pedagang online pemula.
Kekurangannya adalah Zen
Cart belum mendukung fitur SEF URL secara langsung.
D.
Konten,
Isi, dan Tujuan Situs E-Commerce
Memprioritaskan
tujuan memperkenalkan situs web e-commerce adalah penting sebelum merancang sebuah situs web e-commerce!
Mungkin ada berbagai tujuan berikut tujuan utama, jadi sebelum mendesain harus ada prinsip utama serta
diprioritaskan tujuan untuk mencapai keberhasilan. Setiap bisnis memiliki sifat sendiri dan tujuan mereka yang
berbeda satu sama lain untuk peluncuran situs web e-commerce seperti beberapa
ingin meluncurkan situs web e-commerce untuk branding produk dan menetapkan
posisi perusahaan di internet, beberapa dari mereka ingin terkesan spesifik Pelanggan dengan desain menarik dan
mewah dan lebih menekankan pada desain invitasi ke toko fisik mereka.
Selama
bertahun-tahun terakhir massa online menggunakan e-commerce website dan ribuan perusahaan dan toko online aktif dalam perdagangan elektronik, akar yang
mendalam dari e-commerce melalui desain dengan baik dapat dilihat. Untuk
pengenalan bisnis e-commerce,
desain website e-commerce
meyakinkan sangat penting dengan tujuan khusus dan tujuan baik diprioritaskan.
Kombinasi keterampilan merancang
dan terorganisir dengan baik rencana e-commerce dapat membuat keajaiban dalam
bidang presentasi online bisnis dan produknya.
Dalam
menembus pasar e-commerce kita
harus melakukan praktik cerdas untuk pencapaian tujuan yang diinginkan, untuk
desain web e-commerce pintar seseorang harus memperhatikan :
1. Membuat
website interaktif, menarik, user-friendly dengan sedikit beban waktu
a. Desain situs yang menarik
b. Unsur interaktif yang menjaga
pengunjung dari rasa pasif
c. Biarkan pengunjung memberikan
ulasan, atau mendapatkan poin, berpartisipasi dalam forum, memulai kelompok ,
menggunakan wiki dan alat komunitas lainnya seperti jejaring sosial.
d. Menjaga waktu loading rendah sehingga
pengunjung tidak segera kembali ke situs sebelumnya.
e. Menghapus kekacauan dari situs
sehingga pengunjung tidak terganggu atau kewalahan. Hapus semua tahap yang
menyulitkan untuk sign up atau proses pembelian.
2. Jangan
dengan kata kunci yang berlebihan
Jika
anda ingin halamannya naik rating dengan kata kunci tertentu, yang benar-benar
dibutuhkan adalah halaman tentang kata kunci dan mesin pencari memiliki jumlah
yang layak untuk bekerja dengan teks. Jika anda memasukkan kata kunci judul,
deskripsi, konten, dan interlink berlebihan ke semua halaman anda, jelas bagi
Google bahwa situs anda dibuat untuk mesin pencari.
Ini
mudah untuk mendapatkan kata kunci anda. Menekan kata kunci di subjudul
tampaknya tidak memiliki pengaruh positif lagi. Pemilik situs harus fokus
kepada pengunjung untuk memberikan informasi sebanyak mungkin,
dengan kata kunci. Mesin pencari semakin pandai memilah-milah
data untuk menarik kesimpulan tentang relevansi dan legitimasi halaman di
situs Anda.
3. Go
Mobile
Lebih
dari 20% belanja online terjadi pada perangkat mobile. Sebagian besar toko
online tidak mengoptimalkan untuk perangkat mobile. Sehingga sulit dibaca,
tombol terlalu kecul dan pengunjung merasa kesal.
CEO
Gilt yang mengharapkan ponsel menjadi tempat penting untuk situs e-Commerce
tahun depan. Penjualan online diperkirakan akan tumbuh hingga 9%
tahun depan, dan Gilt mengatakan 60% berasal dari
tablet dan telepon.
4. Fitur dan Layanan
Fitur
yang berbeda & layanan yang membantu untuk membuat bisnis Anda berdiri
sendiri dalam persaingan online, komunikasi yang jelas & cepat fitur unik
dari bisnis adalah elemen dasar dari desain website eCommerce yang baik.
5. Desain E-Commerce
Merancang
desain eCommerce yang baik adalah untuk memahami pasar sendiri seperti apa
target pelanggan untuk bisnis. E-commerce website harus dirancang bagi
pelanggan yang ditargetkan bukan untuk sendiri, konten harus dirancang dalam
konteks kebutuhan pelanggan langsung.
6. Kemudahan dalam pembelian
Dalam
merancang website yang harus dirancang yang menawarkan penjualan mudah,
pelanggan dapat membeli produk dengan mudah. Jika pengusaha secara teknis suara
dengan TI praktik di website merancang, maka yang terbaik untuk desain website
e-commerce sendiri jika tidak maka lebih baik untuk mengambil merancang website
dari perusahaan Web desain layanan profesional.
Ketika
pelanggan mengunjungi di situs web e-commerce, dibutuhkan hampir satu saat
untuk memahami esensi dari situs, jika e-commerce website tidak dirancang
secara profesional, maka tidak dapat menolak pelanggan. Sementara kesadaran
dari semua poin yang dibahas di atas dari e-commerce merancang website gagal
untuk menghasilkan hasil yang produktif jika tidak dilaksanakan secara
profesional. Keahlian profesional sangat penting untuk desain web eCommerce
sukses; menurut penjual mengalami salah satu harus mengambil layanan
profesional dari perusahaan-perusahaan e-commerce web desain untuk pemanfaatan
lebih penuh ide bisnis dan konsep yang unik.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Istilah perdagangan elektronik berarti pemanfaatan
transaksi komersial, seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.
Berkembang melalui aktivitas yang mempunyai istilah “perdagangan web” melakukan
transaksi pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui World Wide Web
melalui sebuah server yang dianggap aman (HTTPS). WEB mulai dikenal masyarakat
luas pada tahun 1994, jurnalis banyak beranggapan bahwa e commerce akan menjadi
sebuah sector ekonomi yang nantinya akan berkembang dengan pesat.
E-Commerce yaitu suatu proses berbisnis dengan
memakai teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen,
dan masyarakat dalam bentuk transaksi elektronik dan pertukaran/penjualan
barang, servis, dan informasi secara elektronik. Komponen-komponen E-commerce
terdiri dari komponen hardware dan software.
Memprioritaskan
tujuan memperkenalkan situs web e-commerce adalah penting sebelum merancang sebuah situs web
e-commerce.Mungkin ada berbagai tujuan berikut tujuan utama, jadi sebelum mendesain harus ada prinsip utama serta
diprioritaskan tujuan untuk mencapai keberhasilan.
B.
Saran
Setelah menyusun makalah ini
kami berharap khususnya masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia pada umumnya
tidak lagi meragukan untuk bertransaksi dalam hal bisnis atau yang lainnya
mealui website e-commerce
DAFTAR PUSTAKA
http://wilis.himatif.or.id/detail_download.php?action=detail&id=83
diakses tanggal 2 April 2013 12.30
http://wilis.himatif.or.id/detail_download.php?action=detail&id=82
diakses tanggal 2 April 2013 12.30
http://wilis.himatif.or.id/download/ecommerce%20dan%20standarstandar%20dalam%20e-commerce.doc
diakses tanggal 2 April 2013 12.30
http://wilis.himatif.or.id/download/Sistem%20Pembayaran%20ecommerce%20%28e-gold%29.doc
diakses tanggal 2 April 2013 12.30
http://www.makalah.net/makalah-tentang-e-commerce-dan-standar-standar-dalam-e-commerce/
diakses tanggal 2 April 2013 12.30
http://fikaluphberrie.wordpress.com/2008/11/12/tugas-makalah-e-commerce-cyber-marketing/
diakses tanggal 2 April 2013 12.30
Tidak ada komentar:
Posting Komentar