Minggu, 09 Agustus 2015

pemasaran online

BAB I
PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang
Perkembangan  internet  menyebabkan  terbentuknya  sebuah  dunia  baru  yang  lazim disebut  dunia maya. Di  dunia maya ini setiap  individu memiliki  hak dan kemampuan untuk   berinteraksi   dengan    individu   lain   tanpa   batasan   apapun   yang   dapat menghalanginya. Sehingga globalisasi yang sempurna sebenarnya telah berjalan  di dunia  maya  yang  menghubungkan  seluruh  komunitas  digital. Dari  seluruh  aspek kehidupan manusia yang terkena dampak kehadiran internet, sektor bisnis merupakan sektor  yang  paling  terkena  dampak  dari  perkembangan  teknologi  informasi  dan telekomunikasi serta paling cepat tumbuh. Melalui e-commerce, untuk pertama kalinya seluruh manusia di muka bumi memiliki kesempatan dan peluang yang sama agar dapat bersaing dan berhasil berbisnis di dunia maya.
E-commerc adalah   suatu  jenis  dari  mekanisme  bisnis  secar elektronik  yang memfokuskan diri pada transaksi bisnis berbasis individu dengan menggunakan internet (teknologi berbasis jaringan digital) sebagai medium pertukaran barang atau jasa baik antara dua buah institusi (business to business) dan konsumen langsung (business to consumer), melewati kendala ruang dan waktu yang selama ini merupakan hal-hal yang dominan.
Pada masa persaingan ketat di era globalisasi saat ini, maka persaingan yang sebenarnya adalah terletak pada bagaimana sebuah perusahaan dapat memanfaatkan e-commerce  untuk  meningkatkan  kinerja  dan  eksistensi  dalam  bisnis  inti.    Dengan aplikasi e-commerce, seyogyanya hubungan antar perusahaan dengan entitas eksternal lainnya (pemasok, distributor, rekanan, konsumen) dapat dilakukan secara lebih cepat, lebih intensif, dan lebih murah daripada aplikasi prinsip manajemen secara konvensional (door to  door, one-to-one relationship).
Maka  e-commerce bukanlah sekedar suatu mekanisme penjualan barang atau jasa melalui  medium internet, tetapi juga terhadap terjadinya sebuah transformasi bisnis yang mengubah cara pandang perusahaan dalam melakukan aktivitas usahanya.  Membangun dan mengimplementasikan sebuah system e-commerce  bukanlah  merupakan  prose instant,  namun  merupakan  transformasi strategi  dan  system  bisnis  yang  terus  berkembang  sejalan  dengan  perkembangan perusahaan dan teknologi.

B.       Rumusan Masalah
1.    Bagaimana sejarah e-commerce?
2.    Apa definisi e-commerce?
3.    Apa saja komponen-komponen dalam e-commerce?
4.    Bagaimana konten, isi, dan tujuan situs e-commerce?

C.      Tujuan Masalah
Adapun tujuan penulisan yang ingin dicapai dalam pembuatan makalah ini adalah :
1.    Untuk mengetahui sejarah e-commerce.
2.    Untuk mengetahui definisi e-commerce.
3.    Untuk mengetahui komponen-komponen dalam e-commerce.
4.    Untuk mengetahui konten, isi, dan tujuan situs e-commerce.








BAB II
ISI


A.      Sejarah E-Commerce
Sejarah perkembangan E-commerce di dunia di mulai dari kemunculan internet yang kemudian terus berkembang sehingga timbulah E-commerce. Internet mulai lahir pada tahun 1969 kelompok peneliti Amerika berhubungan dengan empat komputer di UCLA, Stanford Research Institute, Universitas Utah, dan Universitas California di Santa Barbara. Mereka menciptakan sebuah jaringan untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lain. Jaringan ini dikenal dengan istilah ARPAnet - ARPA merupakan singkatan dari Advanced Research Project Agency yang merupakan bagian dari Departemen Keamanan AS.
Tiga tahun kemudian, lebih dari lima puluh universitas telah terhubung bersama-sama dalam jaringan (network), dan jaringan komputer yang lain mulai muncul di sekitar negara bagian dan dunia. Seiring dengan perkembangan ARPAnet, yang diikuti pula dengan kerjasama jaringan antara kaum pendidik, dan eksperimen NASA mengenai jaringan komputer, jaringan ini mulai terhubungkan satu dengan yang lain interconnected, inilah awal mula dipakai istilah "Internet".
Istilah perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik. Berkembang melalui aktivitas yang mempunyai istilah “perdagangan web” melakukan transaksi pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui World Wide Web melalui sebuah server yang dianggap aman (HTTPS). WEB mulai dikenal masyarakat luas pada tahun 1994, jurnalis banyak beranggapan bahwa e commerce akan menjadi sebuah sector ekonomi yang nantinya akan berkembang dengan pesat. Baru kurang lebih empat tahun protocol HTTPS memasuki tahap matang dan mulai banyak digunakan oleh masyarakat luas. Antara tahun 1998 dan tahun 2000 banyak pebisnis dari Negara AS dan Eropa mengembangkan situs web perdangan ini.

B.       Definisi E-Commerce
Perdagangan Elektronik atau disebut dengan E-commerce merujuk pada semua bentuk transaksi komersial yang menyangkut organisasi dan individu yang didasarkan pada pemrosesan dan transmisi data yang didigitalisasikan, termasuk teks, suara dan gambar. Perdagangan melalui jaringan elektronik sebagai penggunaan komputer untuk memudahkan semua operasi perusahaan. Banyak operasi itu bersifat internal ; dilakukan dalam perusahaan oleh bidang fungsional keuangan, manufaktur, pemasaran, SDM dan jasa informasi.
Electronic Commerce (e-Commerce) merupakan konsep baru yang biasanya digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada World Wide Web Internet (Shim, Quershi, Siegel, Siegel, 2000 dalam buku M. Suyanto, 11, 2003) atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan informasi termasuk internet (Turban, Lee, King, Chung, 2000 dalam buku M. Suyanto, 11, 2003).
E-commerce juga dapat diartikan sebagai suatu proses berbisnis dengan memakai teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen, dan masyarakat dalam bentuk transaksi elektronik dan pertukaran/penjualan barang, servis, dan informasi secara elektronik (Munir, 2005:407).

C.      Komponen-Komponen E-Commerce
Komponen-komponen E-commerce yang berupa hardware, seperti berikut :
1.    Jaringan Komputer
Jaringan computer dibedakan menjadi dua yaitu jaringan broadcast dan jaringan point to point. Jaringan broadcast memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua komputer yang ada pada jaringan tersebut. Sedangkan point-to-point terdiri dari sejumlah pasangan komputer yang ada dalam jaringan komputer. Jarak merupakan hal yang penting untuk membangun sebuah jaringan komputer. Berdasarkan jarak dan area kerjanya jaringan komputer dibedakan dalam tiga kelompok :
a.    LAN (Local Area Network)
LAN digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam suatu perusahaan yang menggunakan peralatan secara bersama-sama dan saling bertukar informasi. Pada umumnya LAN dimiliki oleh suatu perusahaan tanpa adanya campur tangan lain, misalnya jaringan telekomunikasi.
LAN digunakan untuk menghubungkan simpul yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh seperti dalam sebuah bangunan atau gedung dengan radius maksimum 10 kilometer. Dalam LAN umumnya kecepatan pengiriman data sangat tinggi, misalnya 10 Mbps, 100 Mbps bahkan ada yang sampai dengan 1000 Mbps. LAN untuk menguraikan cara bagaimana komputer terhubung dalam suatu jaringan di kenal dengan istilah Topologi. Topologi menguraikan layout aktual dari perangkat keras jaringan sedangkan topologi logika menguraikan perilaku komputer dalam jaringan dari sudut pandang operator, dalam hal ini manusianya yaitu topologi fisik. Pada umumnya jaringan menggunakan satu atau lebih topologi fisik. Topologi fisik meliputi : BUS, STAR dan RING.
b.    MAN (Metropolitan Area Network)
Jaringan ini merupakan gabungan beberapa LAN yang terletak pada satu kota (jangkauan 50-75 mil) yang dihubungkan dengan kabel khusus atau melalui saluran telepon, dengan kecepatan transmisi antara 56 Kbps sampai 1 Mbps, dan menggunakan peralatan seperti router, telepon, ATM switch, dan antena parabola.
c.    WAN (Wide Area Network)
Jaringan ini merupakan gabungan dari komputer LAN atau MAN yang ada di seluruh permukaan bumi ini yang dihubungkan dengan saluran telepon, gelombang elektromagnetik, atau satelit; dengan kecepatan transmisi yang lebih lambat dari 2 jenis jaringan sebelumnya, dan menggunakan peralatan seperti router, modem, WAN switches.
2.    Situs Web
Situs Web adalah sejumlah halaman web yang memiliki topik saling terkait, terkadang disertai pula dengan berkas-berkas gambar, video, atau jenis-jenis berkas lainnya. Sebuah halaman web merupakan berkas yang ditulis sebagai berkas teks biasa (plain text) yang diatur dan dikombinasikan sedemikian rupa dengan instruksi-instruksi berbasis HTML, atau XHTML, kadang-kadang pula disisipi dengan sekelumit bahasa skrip. Berkas tersebut kemudian diterjemahkan oleh peramban web dan ditampilkan seperti layaknya sebuah halaman pada monitor komputer.
3.    Protokol Komunikasi Data
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
4.    Antarmuka pengguna (User Interface)
Antarmuka pengguna (User Interface) merupakan bentuk tampilan grafis yang berhubungan langsung dengan pengguna (user). Antarmuka pengguna berfungsi untuk menghubungkan antara pengguna dengan sistem operasi, sehingga komputer tersebut bisa digunakan.
     Sedangkan software atau aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah :
1.    E-mail dan Messaging
Email adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur jaringan komputer.
2.    Data Electronic Exchange (Pertukaran data elektronik)
Data Electronic Exchange adalah proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui, dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya, dalam bentuk elektronik.
3.    Open Buying on the Internet (OBI)
Open Buying on the Internet (OBI) adalah sebuah standar yang dibuat oleh Internet Purchasing Roundtable yang akan menjamin bahwa berbagai sistem ecommerce dapat berbicara satu dengan lainnya.


4.    Open Trading Protocol (OTP)
OTP sebetulnya merupakan standar kompetitor OBI yang dibangun oleh beberapa perusahaan, seperti AT&T, IBM, dan Sun Microsystems
5.    Open Profiling Standard (OPS)
OPS adalah untuk menolong memproteksi privasi pengguna tanpa menutup kemungkinan untuk transaksi informasi untuk proses marketing dsb.
6.    Secure Socket Layer (SSL)
Protokol ini di disain untuk membangun sebuah saluran yang aman ke server.
7.    Secure Electronic Transaction (SET)
SET akan mengenkodekan nomor kartu kredit yang di simpan di server merchant.
8.    Truste
Truste adalah sebuah partnership dari berbagai perusahaan yang mencoba membangun kepercayaan public dalam e-commerce dengan cara memberikan cap Good Housekeeping yang memberikan approve pada situs yang tidak melanggar kerahasiaan konsumen.
9.    Content Management Systems (Sistem manajemen konten)
Content Management Systems (Sistem manajemen konten) adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
a.    Aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
Elemen CMA memungkinkan pengelola konten -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML-, untuk mengelola pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang webmaster.


b.    Aplikasi pengiriman isi (Content Delivery Application [CDA]).
Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut.
CMS (Content Management System) adalah aplikasi web yang siap pakai. Ini merupakan istilah untuk pemilik website mengupdate websitenya tanpat bantuan pengembang web.
CMS yang sering digunakan untuk membuat website e-commerce :
a.    Drupal
Drupal merupakan salah satu aplikasi CMS yang populer untuk membangun website selain Joomla atau WordPress. Drupal sudah kompatibel dengan banyak layanan web hosting. Bahkan ada yang sudah menyediakannya langsung di layanan untuk digunakan. Namun untuk menjadikannya sebagai online store, kita wajib menambahkan modul shopping cart bernama UberCart. CMS dan modul tersebut gratis dan padat fitur.
Untuk modulnya sendiri, tersedia banyak feature toko online, seperti katalog produk, sistem belanja yang mudah dimodifikasi, hingga sistem pembayaran yang terintegrasi dan mendukung banyak sistem pembayaran online populer seperti Cyber Source, Authorize.net, PayPal, dan sebagainya. Modul UberCart ini menyediakan sistem pemesanan produk yang simpel sehingga memudahkan para pembeli. Selain itu disediakan pula fasilitas activity logging yang memungkinkan Anda memantau setiap aktivitas belanja konsumen dan perubahan pada pemesanan produk, termasuk proses pembayaran.
Drupal memiliki kelebihan dan kekurangan, adapun kelebihannya yaitu :

1)   Drupal bersifat open source. yang bisa digunakan secara personal maupun group untuk mengatur berbagai jenis content.
2)   Drupal didesain sebagai sebuah publishing system cms. Kelebihan Drupal terutama dalam hal taksonomi.
3)   Drupal memiliki dua konsep perkembangan yaitu Modular dan Extensible
4)   Drupal menggunakan System Block atau Module yang dapat menambah fitur dari sebuah website.
5)   Dukungan Database. Drupal meminimalisasikan query database dan penggunaan resource, juga memperluas persyaratan server sehingga mempermudah penginstallan.
6)   Drupal sudah menyediakan instalasi dengan menggunakan Fantastico.
7)   Search Engine Frendly (SEF). Issue kedua yang penting adalah kemampuan website membuat link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh search engine sehingga website anda dapat menempati urutan atas dari hasil pencarian searh engine.
8)   Access Control List (ACL) Pada Drupal, secara default hanya menyediakan 2 ACL saja, yaitu : Anonymous dan Authenticated.
9)   Cache memory pada CMS adalah kemampuan CMS untuk menyimpan secara dinamis halaman website yang telah dibuka, dengan demikian tidak perlu melakukan Query
Sedangkan kekurangannya, yaitu :
1)   Bukan CMS yang baik untuk dijadikan bahan pembelajaran membuat template pada CMS.
2)   Untuk melakukan setup pada server, memerlukan lebih banyak waktu dan pengetahuan dibandingkan dengan wordpress ataupun joomla. Oleh karena itu, uang yang dikeluarkan juga pastinya lebih banyak.


b.    Magento
Magento adalah sebuah platform yang menarik untuk website e-commerce. Ini arsitektur modular dan fleksibilitas yang luar biasa berarti bisnis Anda tidak lagi dibatasi oleh platform eCommerce Anda. Magento adalah kontrol total. Walaupun proses instalasinya terhitung masih cukup sulit, tapi fitur, user interface, dll bisa diandalkan dan lumayan keren.
Setiap bisnis berbeda dan setiap toko harus unik. Selain suite luas fitur, Magento Enterprise menyediakan bisnis dengan fleksibilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kontrol atas isi, tampilan dan fungsi toko online mereka. Didukung penuh oleh tim Magento ahli, Magento Enterprise adalah scalable dan mudah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan unik setiap merchant teknis dan bisnis. Untuk membantu memastikan keberhasilan saluran online mereka, dapat Magento Enterprise pelanggan alat leverage pemasaran terbaik di kelasnya dan merchandising.
Kelebihan magento antara lain :
1)   Tidak susah untuk di explore mungkin karena codingnya rapi
2)   Fitur-nya lengkap (ecommerce)
3)   Cukup secure
Sedang kekurangannya yaitu :
1)   Terlalu rumit untuk dipahami karena dokumentasi yang masih minim
2)   lambat
3)   butuh banyak space (database)
c.    PrestaShop
Prestashop adalah salah satu jenis cms yang biasa digunakan untuk e-commerce, belakang ini prestashop banyak sekali digunakan untuk membangun dan mewujudkan ide bisnis. Secara default prestashop memberikan penawaran fitur yang sangat lengkap dengan tampilan yang saya nilai sudah sangat user friendly.
Bagi yang memiliki ide untuk melakuka bisnis secara online tidak salah jika anda perlu mencoba cms prestashop sebagai solusi yang dapat dimanfaatkan. Bagi yang hendak mencoba cms ini anda bisa langsung mendownloadnya disitus resmi prestashop yakni pada alamat www.prestashop.com Berikut adalah beberapa keunggulan dan kelemahan dari prestashop yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan sebelum menggunakanya.
Keungulan Prestashop yaitu :
1)   Menawarkan fitur-fitur pelaksana e-business.
2)   Memberikan tampilan user interface yang menarik.
3)   Tampilan halaman admin tertata rapi serta dapat dengan mudah untuk dikelola.
4)   Cocok bagi para pemula karena maintanance yang relatif gampang.
5)   Dapat mendukung banyak bahasa.
6)   Filenya relatif kecil
Kelemahan Prestashop antara lain :
1)   Belum tersedianya media untuk interkasi antara user, user hanya bisa memberikan coment.
2)   Back-end sangat lambat untuk dikelola dan dimaintain.
3)   Untuk free template masih kurang tersedia.

d.   Wordpress
WordPress merupakan aplikasi untuk weblog yang sangat populer. Dengan sifatnya yang mudah dikustomisasi dan memungkinkan untuk penambahan plugin, WordPress dapat digunakan sebagai shopping cart. Salah satu plugin yang dapat digunakan adalah WP e-Commerce. Bahkan, aplikasi ini dapat terkoneksi dengan layanan Facebook.
Kelebihan WordPress :
1)   Banyak ribuan template yang disediakan untuk WordPress
2)   WordPress dapat dikembangkan oleh pengembangnya
3)   Banyak tersedia ratusan widget untuk WordPress
4)   WordPress dapat dibuat Full SEO Friendly dengan SEO Widget
5)   Ada template magazine yang dapat membuat tampilan terlihat proffesional
6)   Control Panel yang lebih advanced
Kekurangan WordPress yaitu:
1)   Harus membayar hosting jika ingin custom domain
2)   Dapat di hack
3)   Bandwidth dan diskspace terbatas (setiap web hosting berbeda-beda)
4)    Jika banyak plugin yang di install menjadi lambat.
e.    Zen Cart
Zen Cart benar-benar adalah seni dari e-commerce, bebas, user-friendly, keranjang belanja perangkat lunak sumber terbuka. Situs e-commerce web desain program yang sedang dikembangkan oleh kelompok pemilik toko seperti hati, programer, desainer, dan konsultan yang berpikir e-commerce desain web dapat dan harus dilakukan secara berbeda. Zen Cart mewarisi sebagian besar karakteristik osCommerce, karena Zen Cart dikembangkan dari osCommerce pada tahun 2003.
Kelebihannya yaitu Konfigurasi awal Zen Cart menunjukkan layar dan fungsi-fungsi yang terlihat cukup kompleks untuk para pedagang online pemula.
Kekurangannya adalah Zen Cart belum mendukung fitur SEF URL secara langsung.

D.      Konten, Isi, dan Tujuan Situs E-Commerce
Memprioritaskan tujuan memperkenalkan situs web e-commerce adalah penting sebelum merancang sebuah situs web e-commerce! Mungkin ada berbagai tujuan berikut tujuan utama, jadi sebelum mendesain harus ada prinsip utama serta diprioritaskan tujuan untuk mencapai keberhasilan. Setiap bisnis memiliki sifat sendiri dan tujuan mereka yang berbeda satu sama lain untuk peluncuran situs web e-commerce seperti beberapa ingin meluncurkan situs web e-commerce untuk branding produk dan menetapkan posisi perusahaan di internet, beberapa dari mereka ingin terkesan spesifik Pelanggan dengan desain menarik dan mewah dan lebih menekankan pada desain invitasi ke toko fisik mereka.
Selama bertahun-tahun terakhir massa online menggunakan e-commerce website dan ribuan perusahaan dan toko online aktif dalam perdagangan elektronik, akar yang mendalam dari e-commerce melalui desain dengan baik dapat dilihat. Untuk pengenalan bisnis e-commerce, desain website e-commerce meyakinkan sangat penting dengan tujuan khusus dan tujuan baik diprioritaskan. Kombinasi keterampilan merancang dan terorganisir dengan baik rencana e-commerce dapat membuat keajaiban dalam bidang presentasi online bisnis dan produknya.
Dalam menembus pasar e-commerce kita harus melakukan praktik cerdas untuk pencapaian tujuan yang diinginkan, untuk desain web e-commerce pintar seseorang harus memperhatikan :
1.    Membuat website interaktif, menarik, user-friendly dengan sedikit beban waktu
a.    Desain situs yang menarik
b.   Unsur interaktif yang menjaga pengunjung dari rasa pasif
c.    Biarkan pengunjung memberikan ulasan, atau mendapatkan poin, berpartisipasi dalam forum, memulai kelompok , menggunakan wiki dan alat komunitas lainnya seperti jejaring sosial.
d.   Menjaga waktu loading rendah sehingga pengunjung tidak segera kembali ke situs sebelumnya.
e.    Menghapus kekacauan dari situs sehingga pengunjung tidak terganggu atau kewalahan. Hapus semua tahap yang menyulitkan untuk sign up atau proses pembelian.
2.    Jangan dengan kata kunci yang berlebihan
Jika anda ingin halamannya naik rating dengan kata kunci tertentu, yang benar-benar dibutuhkan adalah halaman tentang kata kunci dan mesin pencari memiliki jumlah yang layak untuk bekerja dengan teks. Jika anda memasukkan kata kunci judul, deskripsi, konten, dan interlink berlebihan ke semua halaman anda, jelas bagi Google bahwa situs anda dibuat untuk mesin pencari.
Ini mudah untuk mendapatkan kata kunci anda. Menekan kata kunci di subjudul tampaknya tidak memiliki pengaruh positif lagi. Pemilik situs harus fokus  kepada pengunjung untuk memberikan informasi sebanyak mungkin, dengan kata kunci. Mesin pencari semakin pandai memilah-milah data untuk menarik kesimpulan tentang relevansi dan legitimasi halaman di situs Anda.
3.    Go Mobile 
Lebih dari 20% belanja online terjadi pada perangkat mobile. Sebagian besar toko online tidak mengoptimalkan untuk perangkat mobile. Sehingga sulit dibaca, tombol terlalu kecul dan pengunjung merasa kesal.
CEO Gilt yang mengharapkan ponsel menjadi tempat penting untuk situs e-Commerce tahun depan. Penjualan online diperkirakan akan tumbuh hingga 9%  tahun depan,  dan Gilt mengatakan 60%   berasal dari tablet dan telepon.
4.    Fitur dan Layanan
Fitur yang berbeda & layanan yang membantu untuk membuat bisnis Anda berdiri sendiri dalam persaingan online, komunikasi yang jelas & cepat fitur unik dari bisnis adalah elemen dasar dari desain website eCommerce yang baik.
5.    Desain E-Commerce
Merancang desain eCommerce yang baik adalah untuk memahami pasar sendiri seperti apa target pelanggan untuk bisnis. E-commerce website harus dirancang bagi pelanggan yang ditargetkan bukan untuk sendiri, konten harus dirancang dalam konteks kebutuhan pelanggan langsung.
6.    Kemudahan dalam pembelian
Dalam merancang website yang harus dirancang yang menawarkan penjualan mudah, pelanggan dapat membeli produk dengan mudah. Jika pengusaha secara teknis suara dengan TI praktik di website merancang, maka yang terbaik untuk desain website e-commerce sendiri jika tidak maka lebih baik untuk mengambil merancang website dari perusahaan Web desain layanan profesional.
Ketika pelanggan mengunjungi di situs web e-commerce, dibutuhkan hampir satu saat untuk memahami esensi dari situs, jika e-commerce website tidak dirancang secara profesional, maka tidak dapat menolak pelanggan. Sementara kesadaran dari semua poin yang dibahas di atas dari e-commerce merancang website gagal untuk menghasilkan hasil yang produktif jika tidak dilaksanakan secara profesional. Keahlian profesional sangat penting untuk desain web eCommerce sukses; menurut penjual mengalami salah satu harus mengambil layanan profesional dari perusahaan-perusahaan e-commerce web desain untuk pemanfaatan lebih penuh ide bisnis dan konsep yang unik.







BAB III
PENUTUP


A.      Kesimpulan
Istilah perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik. Berkembang melalui aktivitas yang mempunyai istilah “perdagangan web” melakukan transaksi pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui World Wide Web melalui sebuah server yang dianggap aman (HTTPS). WEB mulai dikenal masyarakat luas pada tahun 1994, jurnalis banyak beranggapan bahwa e commerce akan menjadi sebuah sector ekonomi yang nantinya akan berkembang dengan pesat.
E-Commerce yaitu suatu proses berbisnis dengan memakai teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen, dan masyarakat dalam bentuk transaksi elektronik dan pertukaran/penjualan barang, servis, dan informasi secara elektronik. Komponen-komponen E-commerce terdiri dari komponen hardware dan software.
Memprioritaskan tujuan memperkenalkan situs web e-commerce adalah penting sebelum merancang sebuah situs web e-commerce.Mungkin ada berbagai tujuan berikut tujuan utama, jadi sebelum mendesain harus ada prinsip utama serta diprioritaskan tujuan untuk mencapai keberhasilan.

B.       Saran
Setelah menyusun makalah ini kami berharap khususnya masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia pada umumnya tidak lagi meragukan untuk bertransaksi dalam hal bisnis atau yang lainnya mealui website e-commerce


DAFTAR PUSTAKA